NYAMUK SEBAGAI MEDIA TRANSMISI PENYAKIT
/
0 Comments
Nyamuk adalah salah satu komponen lingkungan
manusia. Dilingkungan permukiman merupakan tempat perindukan nyamuk. Banyak penyakit
khususnya penyakit menular seperti demam berdarah, japanese encephalitis,
malaria, filarisasi ditularkan melalui perantara nyamuk.
Siklus hidup nyamuk. Pada
dasarnya nyamuk berawal dengan peletakan telur oleh nyamuk betina. Dari telur
muncul fase kehidupan air yang masih belum matang disebut larva, yang
berkembang melalui empat tahap, kemudian bertambah ukuran hingga mencapai tahap
akhir yang tidak membutuhkan asupan makanan yaitu pupa. Di dalam kulit pupa
nyamuk dewasa membentuk diri sebagai betina atau jantan, dan tahap nyamuk
dewasa muncul dari pecahan dibagian belakang kulit pupa. Nyamuk dewasa makan,
kawin, dan nyamuk betina memproduksi telur nyamuk untuk melengkapi siklus dan
memulai generasi baru.
Telur
dan peletakan telur. Beberapa nyamuk meletakkan telur mereka dengan cara yang
khas. Seluruh nyamuk betina dari spesies Anopheles meletakkan telur-telur
mereka satu demi satu pada permukaan air.
Larva. Tumbuh melalui
empat tahapan, yang diantara tahapan tersebut mereka mengganti kulit kaku
bagian luar agar dapat bertambah ukuran.
Pupa. Merupakan tahapan
yang tidak memerlukan makan namun, tidak seperti pupa dari sebagian besar
insekta, pupa nyamuk bergerak sangat aktif, dapat berenang dengan mudah saat
terganggu.
Perilaku
menghisap darah. Meski nyamuk tidak memiliki gigi namun istilah digigit nyamuk,
lebih sering digunakan dalam istilah awam, ketimbang istilah menghisap darah. Nyamuk
betina membutuhkan protein untuk memproduksi telur, dan hal ini didapatkan
khususnya dari darah.
Nyamuk
sebagai vektor. Saat nyamuk betina mencari mangsa untuk menghisap darah, maka
nyamuk tersebut dapat membawa dan mentransmisikan mikroorganisme yang dapat
penyebabkan penyakit.
Penyebaran
secara mekanik. Penyebaran secara mekanis terjadi saat mikroorganisme patogen
pada bagian mulut mulut nyamuk yang menghisap darah dari host yang terinfeksi
dan dipindahkan ke host kedua pada saat pencarian darah selanjutnya.
Peenyebaran
secar biologis. Penyebaran biologis terjadi saat mikroorganisme patogen
mengalami perubahan yang penting pada struktur dan berlipat ganda didalam
nyamuk sebelum berpindah ke host yang baru.

