MENCEGAH BAYI MUNTAH

/
0 Comments
Sebagai orang tua hendaknya mengetahui perbedaan antara muntah dan gumoh. Gumoh sering terjadi pada bayi yang minum ASI, dengan volume muntahan kurang dari 10 cc. Dilihat dari cara keluarnya, gumoh tampak mengalir biasa dari mulut tanpa disertai kontraksi otot perut.

Ada beberapa cara mengatasi bayi yang gumoh, antara lain:
1.      Perhatikan posisi bayi saat menyusui. Harus benar-benar pas. Pastikan seluruh bibir bayi menutupi putting dan area berwarna gelap disekitarnya. Dengan upaya ini, insya Allah kemungkinan udara masuk dan tertelan dapat diperkecil.
2.      Kalau gumoh berlebihan tengkurapkan bayi. Udara yang terperangkap di lambung akan lebih keluar dan masuknya cairan ke paru-paru bias dicegah.
3.      Hindari pemberian ASI langsung dalam jumlah banyak. Sebaiknya bayi diberi minum sedikit demi sedikit dan disendawakan. Baru kemudian diminumi lagi. Dengan begitu, udara tidak sempat mampir ke lambung.
4.      Bila gumoh terus berlebihan, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk dicarikan penyebab dan solusinya.

Apa itu muntah?
Muntah (regurgitasi) adalah keluarnya isi lambung sampai ke mulut dengan terpaksa atau dengan kekuatan.

Beberapa tindakan yang dapat diupayakan untuk mencegah bayi muntah diantaranya dengan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1.       Cuci tangan Anda. Bila Anda menggunakan susu formula, sterilkan botol dengan merebusnya sebelum membuat susu, untuk mencegah masuknya kuman/bakteri.
2.      Sendawakan bayi sebelum dan sesudah minum susu dengan cara digendong tegak lurus dan disandarkan di bahu anda. Tepuk pundaknya dengan halus sampai bayi bersendawa.
3.      Berikan susu pada bayi secukupnya dan pada waktu yang tepat. Jangan memberikan susu saat bayi sangat lapar, karena bayi cenderung untuk minum dengan terburu-buru dan dalam jumlah banyak. Jeda waktu pemberian susu formula (bagi bayi yang diberi susu formula) kuang lebih 3,5 – 4 jam.
4.      Pada waktu memberikan susu dengan dot, usahakan nipple dot masuk seluruhnya ke dalam mulut bayi dengan posisi tegak lurus dengan mulut bayi. Hal ini akan mengurangi masuknya udara ke perut bayi pada saat menyusu, sehingga mencegah bayi muntah.
5.      Tempatkanlah bayi di ruangan yang tenang pada saat menyusu dengan posisi berbaring menggunakan bantal yang agak tinggi.

6.      Biarkan bayi berbaring kurang lebih 10 menit setelah menyusu, setelah itu sendawakan.




You may also like

Tidak ada komentar:

Mengenai Saya

Foto saya
Heaven, Madina, Indonesia
Diberdayakan oleh Blogger.