MENGENAL PENGOBATAN CARA NABI

/
0 Comments
Seiring dengan perubahan waktu, fakta sejarah mengalami pergeseran. Perkembangan ilmu kedokteran dan pengobatan saat ini mengalami kemajuan yang sanngat pesat. Begitu banyak metode pengobatan ditemukan. Bahkan, banyaknya penemuan baru dibidang pengobatan serasa memberikan angin segar bagi kita. Aneka ragam diagnosis dan analisis dengan peralatan yang canggih, operasi bedah, penyinaran, bahkan metode bayi tabung pun bermunculan. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak jenis penyakit yang belum ditemukan solusinya oleh ilmu kedokteran.


Thibbun Nabawi
Istilah ini tidaklah dikenal pada masa kenabian Muhammad. Istilah ini baru dimunculkan pertama kali oleh para ahli kedokteran , yang merupakan pada abad ke-13 M untuk memudahkan klasifikasi ilmu kedokteran, yang merupakan integrasi dari berbagai ilmu kedokteran. Salah satu kitab yang menjadi rujukannya adalah Zaadul Ma’ad karya al-Imam Ibnul Qayyim.
Metode pengobatan nabawi tidak sebagaimana pengobatan yang dilakukan oleh dokter, akan tetapi thibbun nabawi ini bersifat pasti, qath’i dan ilahi, yang bersumber dari wahyu pelita kenabian dan kesempurnaan akal. Adapun pengobatan cara lain kebanyakannya adalah berlandasan pada perkiraan, dugaan, dan percobaan-perbaan.
Allah berfirman :
“dan kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian” (QS. Al-isra: 82)

Dalam hal pengobatan dapat dipahami bahwa sesorang yang mempunyai ilmu, kenyakinan, ketundukan kepada Allah, tumbuh dari jiwa yang bersih, karakter yang bagus, memiliki hati yang hidup, maka dirinya akan menuai buah nyata berupa mustika kesembuhan dari Thibbun Nabawi ini.




You may also like

Tidak ada komentar:

Mengenai Saya

Foto saya
Heaven, Madina, Indonesia
Diberdayakan oleh Blogger.